Berita 20 Aug 2026

Tim PERMAMPU Hadiri Kegiatan Pengenalan Program INKLUSI

Tim PERMAMPU Hadiri Kegiatan Pengenalan Program INKLUSI

Tim Konsorsium PERMAMPU yang terdiri dari: DInta Solin, Elpina Sipayung, Tety Sumeri, Juliana Brutu dan Yuliana Silaban, menghadiri kegiatan pengenalan program INKLUSI pada 5-7 juli 2023 di Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Cowater Internasional yang didukung Pemerintah Australia.  Program kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI) merupakan program investasi yang berkontribusi pada tujuan pembangunan yang lebih luas, yaitu tidak ada satupun yang tertinggal – lebih banyak kelompok marginal berpartisipasi dalam dan mendapat manfaat dari pembangunan di bidang sosial budaya, ekonomi dan politik di Indonesia. Kegiatan ini melibatkan  peserta 15 orang yang terdiri dari 12 perempuan dan 3 laki-laki yang merupakan 3 mitra baru INKLUSI, yaitu: YAKKUM, LAKPESDAM,Konsorsium  PERMAMPU.

 

Acara dibuka oleh Rebecca McLaren (Manajer Unit MEL & Research) dengan menyebutkan tujuan kegiatan yaitu untuk memberikan pemahaman kepada Mitra terkait prinsip, kebijakan, dan alur kerja program INKLUSI, termasuk standar dan proses desain proyek mitra, gambaran Monitoring, Evaluasi dan Pembelajaran (MEL), mengenalkan Impact Log, SOLISKita dan Kobocollect sebagai bagian dari system MEL & Report, serta Gambaran Umum Laporan Keuangan,

 

“Untuk itu kegiatan ini melibatkan tiga mitra baru INKLUSI yang akan mengimplementasikan program di tahun 2023 diantaranya Lembaga Pengkajian dan Pengembangan  Sumberdaya Manusia  Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU), Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum-Unit Pusat Rehabilitasi (YAKKUM-Pusat Rehabilitasi)-Yogyakarta dan Konsorsium Perempuan Sumatera Mampu (PERMAMPU) dengan Host Perkumpulan Sada Ahmo (PESADA)”, tambah Rebbeca

 

Tety Sumeri, tim kerja PERMAMPU dalam laporannya menyebutkan dalam merancang program INKLUSI harus memasukkan persepektif GEDSI sebagai arus utama melalui pendekatan berbasis HAM artinya kesetaraan dan partisipasi bermakna. Juga pendekatan Interseksional yang artinya mengakui bahwa berbagai identitas sosial:  jenis kelamin, gender, disabilitas, orientasi sessual, ras, etnis, ras, agama dst saliing beririsan & berinteraksi satu sama lain.  Pendekatan jalur kembar: pengarusutamaan  dan penargetan desain program untuk memajukan hak-hak komunitas yang terpinggirkan dan diterapkan ketika mempromosikan aksi kemanusiaan inklusif disabilitas. (AYP/DL)

PENDAPAT TENTANG

PERMAMPU

Pendapat anda   >>

"Pendampingan dari PERMAMPU terbukti meningkatkan kepercayaan diri perempuan pedesaan dalam memimpin perubahan sosial."

BUDI